KKN-TI 2024 - A Bulosibatang

Marusu, Kab. Maros | Lat: -5.0278, Lng: 119.5110

Informasi KKN-TI

Universitas: šŸ›ļø Universitas Bosowa
Tahun: 2024
Jumlah Peserta: 12 mahasiswa
Tanggal Mulai: -
Tanggal Selesai: -
Durasi: -

Profil Desa A Bulosibatang

Desa A’bulosibatang merupakan desa yang terletak di Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Desa A’bulosibatang memiliki luas wilayah sebesar 4,28 km2, jarak dari ibukota kecamatan yang terletak di Desa Temmapaduae, Pattene dengan Desa A’bulosibatang yaitu 6 km dan jarak dari pusat pemerintahan kabupaten yang terletak di Turikale sejauh 12 km. topografi dari desa A’bulosibatang ini yaitu wilayah dataran rendah dengan ketinggian 0-61 mdpl. Kemudian letak astronomis dari desa A’bulosibatang yaitu 5.0285°S 119.5107°E. Kondisi alam dari desa A’bulosibatang berupa pertanian dan tambak serta lahan irigasi teknis. Jalan yang ada di desa A’bulosibatang ini menggunakan jalanan aspal. Kemudian mengenai kondisi sosial-ekonomi masyarakat di desa A’bulosibatang ini banyak yang warga yang mata pencahariannya sebagai petani, nelayan, dan juga ada yang beternak kambing, sapi, ayam, itik. ikan dan lainnya.

Lingkup KKN-TI dan Program Kerja

  1. Lingkup Air Minum : Pompa air bocor, musim kemarau yang menyebabkan air menjadi asin

  2. Lingkup Sanitasi dan Persampahan : Masyarakat membuang sampah sembarangan karena tidak adanya TPA

Rekomendasi/Tindak Lanjut

  1. Perbaikan atau peningkatan PAMSIMAS, perbaikan pompa air yang bocor, bagi rumah warga yang belum tersalurkan air bersih dapat disalurkan dari dukungan KSM dan masyarakat

  2. Penyediaan sumber air bersih pada saat musim kemarau dengan penggunaan TTG

  3. Kades berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk melanjutkan upaya rehabilitasi Pamsimas akibat pompa yang rusak dan pembangunan infrastruktur

  4. Memastikan terbentuknya kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk pengelolaan dan pemeliharaan sarana Pamsimas, serta memastikan berjalannya iuran penggunaan air

  5. Dapat berlanjutnya O&P sarana oleh masyarakat dengan bantuan KSM, kades pemerintah setempat dan eksternal

  6. Pemberdayaan masyarakat untuk gotong royong membersihkan lingkungan sekitar dari sampah

  7. Pengadaan TPS untuk pengelolaan sampah dan sosialisasi kepada masyarakat upaya pengelolaan sampah

  8. Pelatihan atau workshop tentang pembangunan rumah yang ramah lingkungan dan hemat biaya. Misalnya, teknik konstruksi sederhana

  9. Peran pemerintah desa untuk pembangunan RTLH dapat dengan memanfaatkan dana desa berkolaborasi dengan masyarakat atau koordinasi dengan Pemerintah kabupaten

Dokumentasi Foto KKN-TI (4 foto)

Sosialisasi Dusun Bonto Ramba

Sosialisasi Dusun Bonto Ramba

Pembersihan Drainase

Pembersihan Drainase

Pemasangan Spanduk Dilarang Membuang Sampah

Pemasangan Spanduk Dilarang Membuang Sampah

Pemasangan Pembatas Dusun

Pemasangan Pembatas Dusun