Informasi KKN-TI
Profil Desa Meranti
Desa Meranti terletak di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Desa Meranti memiliki total luas wilayah 753,941 Ha. Jumlah penduduk Desa Meranti sebanyak 590 jiwa dengan jumlah 191 kepala keluarga (KK). Komposisi penduduk terdiri dari 295 laki-laki dan 295 perempuan dengan tingkat kepadatan penduduk sekitar 19,67 jiwa per hektar. Mata pencaharian masyarakat Desa Meranti beragam, namun sebagian besar bekerja sebagai petani, serta pengelola hasil hutan dan sumber daya alam lokal. Potensi lain yang dapat dikembangkan adalah sektor ekowisata, khususnya wisata alam Air terjun dan kawasan sekitar hutan serta sungai. Desa Meranti memiliki sarana dan prasarana yang mendukung kehidupan masyarakat, meskipun belum sepenuhnya memadai. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain:
Fasilitas pendidikan : Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar (tidak difungsikan)
Fasilitas peribadatan : 2 masjid
Fasilitas penerangan dan energi : sebagian besar masyarakat telah menggunakan listrik dari PLN
Fasilitas wisata : Air terjun sebagai destinasi ekowisata
Untuk kebutuhan air bersih, masyarakat Desa Meranti memanfaatkan beberapa sumber, antara lain:
Mata air : 1 unit dimanfaatkan oleh 5 KK
Sumur gali : 6 unit dimanfaatkan oleh 10 KK
Sumur pompa : 73 unit dimanfaatkan oleh 75 KK
PAM : 1 unit dimanfaatkan oleh 10 KK
Depot isi ulang : 1 unit dimanfaatkan oleh 50 KK
Secara umum, Desa Meranti memiliki potensi yang besar dalam bidang ekowisata, pertanian, dan kehutanan. Namun, masih terdapat berbagai tantangan seperti infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, pengelolaan sampah yang belum optimal, keterbatasan sanitasi publik serta sulitnya akses jaringan internet yang perlu mendapat perhatian serius.
Lingkup KKN-TI dan Program Kerja
Lingkup KKN-TI di Desa Meranti yaitu Sanitasi dan Pengelolaan Sampah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat. Desa Meranti terletak di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Desa ini memiliki luas wilayah sebesar 753,941 Ha dengan jumlah penduduk sebesar 590 jiwa atau 191 Kepala Keluarga (KK). Sebagian besar penduduk adalah petani dan pengelola hasil hutan. Memiliki potensi ekowisata seperti Puncak Meranti dan air terjun.
Pada tahun 2024, Kementerian PU membangun Sanimas SPALD-S di Desa Meranti, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, sebanyak 26 unit melalui APBN sebesar Rp350.000.000. Sarana yang dibangun oleh Kementerian PU dimanfaatkan oleh 104 Jiwa atau 35 KK di Desa Meranti. Desa ini memiliki potensi sebagai ekowisata, pertanian dan kehutanan namun disayangkan infrastruktur yang masih terbatas. Berdasarkan IMAP, ditemukan jalan desa yang rusak di Dusun III, jembatan di Dusun II yang fondasinya miring atau tergerus, keterbatasan jamban sehat dimana hanya 93 keluarga yang memiliki jamban, terindikasi masih ada warga yang yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di sungai dan sistem persampahan yang belum optimal terdapat hanya 4 unit bak sampah di desa ini.
Program yang sudah dijalankan oleh mahasiswa, meliputi:
Menyusun IMAP dan RKM;
Melakukan FGD I-III;
Penanaman bibit pepaya dan kerja bakti;
Sosialisasi pembuatan kompos; dan
Membuata desain teknis untuk TPS3R, Rumah Layak Huni (RLH), dan jembatan.
Rekomendasi/Tindak Lanjut
Rekomendasi/Tindak Lanjut di Desa Meranti, meliputi:
Perbaikan bak penampung air dan memasangan sambungan rumah baru;
Pengaktifkan kembali Satgas Kebersihan; dan
Tindak lanjut pembangunan fisik TPS3R dan jalan pada tahun anggaran berikutnya oleh instansi terkait.
Dokumentasi Foto KKN-TI (8 foto)
FGD1 Identifikasi Permasalahan IMAP di Desa Meranti
Penanaman Bibit Pepaya oleh Mahasiswa KKN
Survei MCK Umum di Desa Meranti
FGD II Hasil Survei dan Ploting IMAP
FGD III Hasil Program Kerja
Monitoring dan Evaluasi bersama Kementerian PU
Sosialisasi Pemeliharaan Infrastruktur Permukiman dari Dinas PU BonBol dan Sosialisasi PHBS
Survei Jembatan di Dusun II Desa Meranti